Thursday, 17 May 2012

Puisi Hati "Aksara Pilu Dari Dalam Kalbu’"


              .          . My twitter
Gontai langkah memijak
Kelamnya lembayung malam dalam
Genggaman sunyinya malam serasa
Kalbu di penuhi kehampaan
Meskipun hati telah
mendendangkan
Seribu nyanyian rindu namun kalbu
Masih tetap terasa di penuhi
Segumpal kegundahan terangkai
Seruan sang bayu malam
Serpihan demi serpihan yang
Selalu tertabur bersama isakkan
Setiap tangis ku kemas ke dalam
Sebuah bait-bait puisiku yang
Selalu menjadi sahabat sepiku
Riuh pun kian lirih menyerukan tanya?
Haruskah aksara pedih itu
Selalu tertulis dalam bait-bait Puisi kesedihanku ?
Sedangkan lentik jemari telah
Letih dalam mengaksarakan
sebuah
Kepiluan kalbu selama ini…
”Aksara Pilu Dari Dalam Kalbu”
(Putra Jogja)

No comments:

Post a Comment